Senin, 21 September 2015

BELANJA BELANJA (SKIN CARE)

BELANJA BELANJA (SKIN CARE)


 



Naaaaah…. Rasanya nggak asik kalau punya blog cuma buat nulis sajak aja. Nih, aku mau nulis sedikit pengalaman aku pas lagi beli-beli barang. Aku itu tipikal cewek yang nggak terlalu boros sama nggak terlalu sederhana, jadi sedang-sedang aja lah. Biasanya aku nyomotin tuh barang di Hari Sabtu dan Minggu. Maklumlah, aku kuliah di jurusan kimia yang nggak ada hari liburnya, the meaning is always reading that books everyday. Bisa sih nggak belajar tiap hari tapi jangan nangis sampek 2 hari 2 malam kalau nanti di khs nilaimu bikin nyesek bahkan sampai kebawa dalam mimpi wkwkwk. Paling nggak kalau belanja di hari libur itu, bisa nyisain waktu sore harinya atau malam hari atau dini hari buat belajar.

Aku itu skin care shopa holic banget. Jadi semisal kamu kamu kamu mampir ke kosku terus ngeliat rak di sudut kamar mungilku, tepatnya di arah Tenggara. Jangan heran.., disitu kamu bakal nemu banyak produk skin care koleksiku. Bukan buat face kok, tapi buat body biar lebih terjaga karena kalau kalian nggak ngerawat dari awal, bakalan susah loooo. Beda ma wajah yang tinggal ngeluarin uang dari kantong, ATM, dompet, tas ransel, tas mamah, atau apalah bisa bikin wajahmu kinclong sampai lalat aja bakal kepleset jika take off di pipi meronamu. Contohnya aku nih, walau sekarang nggak mulus-mulus banget, tapi aku pernah lo kena wabah jerawat yang udah parah, paraaaaaah banget. Sampai-sampai pipiku itu bengkak dan kira-kira jika jerawatku itu lihai, dia pasti udah nempat di gigi karena hanya itu lahan yang tersisa wkwkwk. Tapi, dalam waktu 3 bulan, semua jerawat ludes. Tinggal nahan sakit pas difacial, nahan malu di muka umum, dan rutin minum obat. Jangan lupa juga, itu nggak ngeluarin biaya sedikit.

Bukannya sok kekinian, aku lebih suka belanja produk-produk skin care itu di mall. Jika kalian itu mau menjelajahi isi mall dan ada niat memilah satu persatu, pasti kalian akan dapat barang yang harganya jauh dan jauh lebih murah dari harga pasar. Selain itu, pilihannya itu banyak bahkan sampek satu almari panjang isinya lulur tooooooook, sabun tooooooook, dan apalah. Di sana juga nggak ditanyai mbaknya (diikutin melulu, emang aku maling???? Tapi salut buat mbaknya demi menjaga keamanan toko), sama nggak begitu berdesak desakan. Jadi enjoy banget pas baca manfaat produk di bagian belakang atau atas. Prinsip aku beli barang itu adalah “beli nanti atau sekarang itu sama aja” karena apa??? pasti bakal aku pakek. Nih, aku ada beberapa tips belanja:

- Pas belanja mending itu sendiri jadi kalian biasa puas keliling kemana aja, baca apa aja, ngitung pakai kalkulator berapa pengeluaranmu bahkan balikin barang yang nggak jadi dibeli wkwkwk. Pasti ada rasa nggak enak atau sungkan pas lihat temen kita unmood di tempat itu. Tapi beda lagi kalau teman yang kamu ajak sama miringnya ma kamu haha

- Dahulukan mana yang kamu perlukan. Memang sih seperti yang aku bilang tadi beli sekarang sama nanti itu sama aja. Tapi liat isi kantong dulu woey!!!! 

- Cari produk diskon bahkan sampai 70% untuk produk yang memang mahal, tapi 30% itu juga udah membantu kantong kok

- Bandingin kemasan yang besar dan kemasan yang kecil, lihat harganya dan hemat mana “kalau perlu lihat isinya” (soalnya ada produk yang kemasan besar sama kemasan kecilnya itu beda. Ada produk lotion yang kemasan kecilnya itu lebih padet dan yang kemasan besar lebih encer)

-Untuk rambut, maksimalkan itu deh.. soalnya pas aku dewasa, ternyata rambut butuh perawatan yang super manja, kasian kulit rambut yang kering keronta dan berusaha menahan akar-akar rambutmu. Tanpa kamu sadari kamu akan mulai tidak menghitung berapa helai rambut yang telah kabur dari kulit kepalamu (sangking banyaknya yang rontok hehe). Kalau aku sih, pakai shampo, conditioner (baru beli wkwk), hairtherapy, sama hair tonic. Apalagi buat catok lovers, sering-sering dirawat ya.... Kasian ntuh kaya ijuk :D

- Kalau ada promo beli 2 gratis satu, sikat aja wiiiis.. nggak mubadzir kok hehe

- Cari yang bener-bener sesuai kebutuhan, misalnya sabun. Buat yang punya jerawat di tubuh, alangkah baiknya nggak beli yang ada scrubnya. Misalnya lagi lotion, cari yang spf nya sesuai dengan daerahmu. Apalagi yang kulitnya sensitif, carilah produk yang telah tertera dermatology tested. Kaya aku nih, kulitku sensitif tapi alhamdulillaaah nggak ada masalah di kulit badan walau produk yang aku pakai itu ganti-ganti (tapi buat wajah nggak berani ganti-ganti)

- Oiyaaa… ini nih yang paling penting. Lihat expired date nya. Jangan sampai pas udah beli banyak karena diskon, tapi masa tenggangnya cuma sebentar. Boleh sih dipakai, tapi resiko ditanggung pemakai hehe

- Nah.. yang terakhir jangan lupa bawa duit hehe

Selamat berbelanja sistaaaaa….
                                   



Baca selengkapnya

Senin, 17 Agustus 2015

LILIN GADIS KECIL

LILIN GADIS KECIL

LILIN GADIS KECIL


Pangeranku, lilinku, penonggakku
Suatu kesalahan tak bisa dipungkiri keberadaannya
Andai suatu dosa telah terlaksana, sematkanlah dalam fikiran dan telusuri kenapa itu terealisasikan
Ketika wanita kecil berpegang lilin dan takut pada kegelapan, lilin itu akan terus disimpan dan dijaga keutuhannya
Apabila lilin itu habis, apadaya tak dapat ia peroleh cahaya dengan sempurna
Lalu dia mengambil gelas, dia taruh lilin tersebut pada gelas itu
Gelas yang sangat cantik
Cantik yang sangat berkilau hingga tak mampu membuat lilin habis

Tapi, lilin itu terbakar!!!!!!! 
Terbakar tiada hentinya, terjebak dalam kobaran merah membara
Merah bak matahari yang akan singgah pada peristirahatannya

Bukan maksud si gadis kecil membakar lilin, tapi ia hanya tak ingin kehilangan cahaya indah dari sang lilin
Lilin yang menjadi pelita kegelapannya

Cahaya lilinmu bak mentari yang menantang dengan lantangnya sang bintang
Terpapar megah menghadap sang bima sakti
Cahayamu mengiris cacah hati kecil si gadis mungil kian menjadi kapas-kapas halus
Kapas halus yang menidurkan sang bidadari untuk beranjak menyelami kolam mimpi
Mimpi itu kini menjelma menjadi segumpal kisah
Kisah besar yang lebih berarti dari kisah mahabarata
Kisah cinta ramayanapun hanya sebatas sejarah
......Tapi, kisah gadis kecil ini nyata
Nyata dan akan tertulis selamanya tanpa harus mempercaya kepada sang pemenang sejarah
Pemenang yang akan menulis sejarah dengan dalilnya sendiri

Tapi, lilin ini berdiri tegap tanpa sang pemenang sejarah

Baca selengkapnya

Kamis, 06 Agustus 2015

KARIB ITU KITA

KARIB ITU KITA

KARIB ITU KITA



Kuning tak mesti sebuah emas
Bukan jua minyak dari Dubai
Matahariii??? Bahkan lebih kuat kilau pancarnya
Kuning yang merdeka memperkenalkan semua

Kotak-kotak!!! bulat-bulat!!! Lonjong-lonjong!!!!
Buku, tas, sumbu, pengenal, botol plastik, biji semangka
Aaaaaaaah!!!! itulah adanya!!!!! Kuning mewah merekah!!!
Dan sebab itulah kita tersangka kaum yang sama

Ayam belum berkeinginan mengumandangkan keagungan
Matahari menunggu massa berseri
Pohon melantunkan sapaan
Lagu istimewa terlantun di sepanjang langkah

Lantang suara berhamburan di sunyi
Hati lekas merespon teguran kejam 
Petualangan ternikmati sendu mengantuk
Itulah kitaaa

Sangkaan kian kuat menjadi dakwa
Waktupun tak mahir memberi ruang
Perjalanan kita rangkul tanpa gentar
Kau dan aku menjelajah di setiap markas kota

Kembangkan angan menjadi fakta
Fiksi yang lancang ber non fiksi
Rangkaian cita terancang sempurna
Siapa kita???? Kita lah sahabat karib
Baca selengkapnya

Rabu, 05 Agustus 2015

SETAPAK BERLIAN

SETAPAK BERLIAN

SETAPAK BERLIAN
 

Kau kilaukan jalan setapak indahku
Kau bui lara yang perih menyengat
Jari tegapmu menyumbang harapan manis
Manis bak kurma saudi coklat kehitaman
 
Tak tahukah kau betapa riang hati?
Sentuhan semurni air itu
Bumbu kasih tulus yang terlontar itu
Memaksa hakikat berdiri kuat
Kau buat tanjakan itu kian menjadi berlian 
Berlian tajam yang tertata indahnya

Tajamnya setapak yang egois
Egois demi hakikat seorang wanita
Itulah yang daku citakan
Perlindungan yang mengurung kuat
Membatasi fantasi batin yang berbau dosa

 

Berkilaunya setapak yang elok
Memberi sentuhan bak bidadari langit suci
Cerca kian melebur tertutup santun
Terimakasih atas tanjakan yang berkilau itu




Baca selengkapnya

Senin, 05 Mei 2014

PEMISAHAN KIMIA

PEMISAHAN KIMIA



TUGAS PEMISAHAN KIMIA


“PEMISAHAN NODA PADA SERAT PAKAIAN OLEH DETERGEN”

Oleh :
INTAN PIRANTI (120332421494)




UNIVERSITAS NEGERI MALANG
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
MEI 2014


PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Ide dari judul ini muncul akibat rasa keingintahuan dari kecil. Sejak kecil saya suka bermain dengan busa dan menurut saya itu adalah hal yang sangat menarik. Dalam benak, terfikirkan bagaimana ada zat yang sangat bagus seperti itu. Lambat laun ketika sudah mulai bisa mencuci, terfikirkan beberapa hal yaitu kenapa tidak semua jenis noda hilang dalam waktu yang sama. Sampai kadang harus dibutuhkan jumlah detergen berbeda untuk mengucek pakaian yang kebetulan terkena noda. Menginjak SMA, telah dikenalkan istilah polar dan non polar. Air adalah molekul polar dan lemak atau lipid adalah molekul non polar. Kalau begitu mengapa harus menggunakan air untuk menghilangkan suatu molekul non polar? Apa kegunaan air dalam hal ini? Dan hal yang penting adalah metode apakah yang digunakan peneliti untuk masalah ini.
Dalam makalah ini akan dibahas bagaimana pemisahan dapat terjadi, pengertian detergen serta zat penyusunnya, metode yang digunakan, dan membahas tuntas tentang metode yang digunakan tersebut. Dengan dibuatnya makalah ini, semoga dapat memberikan informasi lebih dan bermanfaat bagi pembaca.








PEMBAHASAN

1.      PENGERTIAN PAKAIAN
Pakaian adalah kebutuhan pokok manusia selain makanan dan rumah. Perkembangan dan jenis-jenis pakaian tergantung pada adat-istiadat, kebiasaan, dan budaya yang memiliki ciri khas masing-masing. Pakaian juga meningkatkan keamanan selama kegiatan berbahaya seperti hiking dan memasak, dengan memberikan penghalang antara kulit dan lingkungan.
2.      PENGERTIAN SERAT
Serat (Inggris: fiber) adalah suatu jenis bahan berupa potongan-potongan komponen yang membentuk jaringan memanjang yang utuh. Contoh serat yang paling sering dijumpai adalah serat pada kain. Manusia menggunakan serat dalam banyak hal: untuk membuat tali, kain, atau kertas. Serat dapat digolongkan menjadi dua jenis yaitu serat alami dan serat sintetis (serat buatan manusia). Serat pakaian termasuk dalam serat alami, tergolong dari serat yang terbuat dari tumbuhan. Serat dari tumbuhan umumnya tersusun atas selulosa, hemiselulosa, dan kadang-kadang mengandung pula lignin.
3.      PENGERTIAN DETERGEN

Detergen adalah campuran berbagai bahan yang digunakan untuk membantu pembersihan.
Pada umumnya, detergen mengandung salah satu bahan penting yaitu:

o        Surfaktan

Surfaktan (surface active agent) merupakan zat aktif permukaan yang mempunyai ujung berbeda yaitu hidrofil (suka air) dan hidrofob (suka lemak). Bahan aktif ini berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga dapat melepaskan kotoran yang menempel pada permukaan bahan.
4.      METODE PEMISAHAN
Menurut dari masing-masing pengertian, dapat disimpulkan bahwa cara pemisahan noda pada serat pakaian menggunakan  metode kromatografi. Kromatografi yang dipakai jelas kromatografi bidang. Fasa diam dari pemisahan ini adalah air yang terikat pada kain, sedangkan serat dari penyusun kain adalah selulosa sehingga jelas bahwa pemisahan ini menggunakan metode kromatografi kertas. Selain itu ada juga proses destilasi pada bagian akhir. Dimana pakaian akan diuapkan agar kering (molekul air terpisah dari serat pakaian).
4.1  Pengertian kromatografi dan kromatografi kertas

Kromatografi adalah suatu metode pemisahan komponen kimia paling baik saat ini. Kelebihan kromatografi dari metode pemisahan yang lain adalah metode ini mendeteksi secara awal komponen yang dipisahkan,  dilakukan pada jumlah sampel yang kostituennya sedikit atau sangat kecil, sifatnya selektif untuk senyawa organik multikomponen, dan tidak memerlukan biaya sebanyak biaya metode pemisahan yang lain.
Kromatografi kertas adalah suatu bentuk kromatografi yang paling sederhana, mudah, dan murah. Penemu kromatografi kertas adalah A.J.P Martri, Consden, dan Gordon. Seperti yang telah tertulis sebelumnya, fasa diam dari kromatografi ini adalah air yang terikat pada selulosa dan fasa geraknya berupa pelarut organik non polar. Dalam kromatografi ini, fasa gerak teradsorbsi dalam kain karena efek kapiler (difusi). Teknik meresapnya fase gerak ini dilakukan dengan teknik menaik (ascending) atau dengan teknik menurun (descending).

4.2  Proses Kromatografi

Masing-masing zat atau komponen pasti memiliki suatu sifat fisika, kimia, dan kesetimbangan distribusi yang berbeda dari komponen satu dengan komponen yang lain. Hal ini juga akan mengakibatkan perbedaan dari laju migrasi pasa sistem tertentu. Sehingga, tidak semua jenis noda pisah atau larut dalam durasi yang sama (Rf berbeda).
Fase diam yang merupakan kain terlapisi air tersebut merupakan suatu zat yang bersifat polar. Dalam detergent terdapat suatu surfaktan yang tersusun dari senyawa – senyawa non polar (pada rantai alkil) dan senyawa polar (pada anion sulfonat). Surfaktan inilah yang akan berperan sebagai eluen. Berikut merupakan salah satu komponen surfaktan.
CH3(CH2)nCH2SO3Na
(Natrium alkana sulfonat)

Seperti yang kita tahu, noda pada umumnya dikelilingi oleh lapisan minyak atau lemak. Lemak adalah suatu senyawa ester yang terbentuk dari gliserol dan berbagai asam karboksilat. Senyawa ini bersifat non polar sehingga dapat terleusi oleh fasa gerak.
 Pertama, selulosa atau kain dilapisi air lalu eluen diberikan pada kain yang telah terkena noda (lemak). Ketika eluen diberikan, akan terjadi suatu kseimbangan dinamis dimana eluen akan menempel sesaat pada  fasa diam.



Setelah itu, kotoran atau noda akan terelusi oleh eluen. Dalam proses ini terdapat suatu pertukaran ion walaupun lemah.
      Surfaktan bertindak sebagai eluen atau dalam istilah organik disebut misel (dalam larutan encer). Misel juga salah satu bukti bahwa detergen atau surfaktan dapat larut dalam air. Rantai alkil yang non-polar bersifat hidrofobik berada dalam lingkungan non polar, yaitu pada bagian dalam misel sedangkan anion sulfonat yang polar bersifat hidrofilik berada dalam lingkungan polar yaitu dalam pelarut air. Bagian hidrofilik menyebabkan surfaktan larut dalam air (misel bagian luar) dan bagian hidrofobik (misel bagian dalam) mengelusi noda.
4.3  Distilasi
      Setelah noda terelusi, pakaian yang telah bersih tersebut didistilasi agar molekul air yang berdifusi pada kain terpisah. Distilasi dapat dilakukan di ruangan terbuka atau dengan cara menghembuskan uap atau gas pada pakaian

5.      TRANSFER MASSA
Pemisahan tak terlepas dari transfer massa dimana suatu pemisahan mengalami perpindahan massa. Dalam proses kromatografi ini sangat jelas terjadi suatu fenomena transfer massa pada permukaan fasa diam. Pada akhir proses akan didapatkan suatu keadaan kesetimbangan fasa dimana molekul telah berpindah tempat. Perpindahan massa pada pemisahan ini meliputi proses difusi. Difusi air pada kain dan difusi eluen pada fasa diam untuk mendorong atau mengelusi noda. Kecepatan difusi eluen tergantung pada jenis noda yang dielusi karena setiap jenis noda atau setiap komponen kimia memiliki difusivitas berbeda. Bab ini hanya membahas noda yang dilapisi minyak atau lemak, contoh noda yang lain misalkan noda kopi, noda saos, noda spidol, noda kecap, dan lain-lain. Masing-masing noda memiliki kecepatan difusi yang berbeda.
5.1  Difusi di permukaan
      Telah disebutkan di atas bahwa kromatografi mengalami difusi di permukaan fasa diam. Dimana proses terjadi dengan cepat. Beberapa proses adsorbsi pada permukaan padatan atau cairan merupakan hasil kajian difusi di permukaan secara mendalam sehingga digunakan sistem bagus yang menggunakan media berpori sebagai ekstraktor. Pada kromatografi, diharapkan difusi eluen hanya terikat pada zat terlarut (noda) dan tidak berdifusi lebih lanjut

5.2  Difusi dalam media berpori
      Air dan eluen berdifusi pada fasa diam yang merupakan suatu media berpori (kain). Adapula faktor yang mempengaruhi difusi pada media berpori:
1.      Geometri dari pori
Laju difusi tergantung pada jenis kain, apakah kain memiliki pori yang besar atau kecil. Semakin besar pori, proses difusi semakin sepat
2.      Ukuran pori
Berkaitan dengan lintasan yang dilalui pada proses pengelusian noda oleh eluen
3.      Bentuk pori
Berkaitan dengan pori lain di dekatnya karena apabila molekul mendapat lintasan yang buntu maka molekul terjebak dalam pori dan tidak dapat kembali pada larutan surfaktan yang lain (eluen)
4.      Interaksi di permukaan pori
Berpengaruh pada penyerapan serta pemisahan-pemisahan dari campuran noda dan eluen

5.3  Transfer Massa di Antarmuka
Fase eluen sebelum masuk kain (cairan)
Fase di media berpori (kain atau padatan berpori)
Antarmuka
Konsentrasi molekul yang berdifusi
Jarak


      Grafik di atas menggambarkan konsentrasi pada eluen atau air yang masuk ke dalam serat pakaian. Hal ini menyatakan bahwa ada perubahan konsentrasi pada transfer massa yang diakibatkan oleh perbedaan kelarutan. Dibutuhkannya daya pengendali (driving force) atau tidak tergantung pada perbedaan konsentrasi. Transfer massa di antarmuka harus benar-benar diperhatikan karena bisa menjadi penghalang pada proses pemisahan. Hal ini disebabkan oleh keadaan antarmuka yang bisa menurunkan percepatan pemisahan.




PENUTUPAN

1.      KESIMPULAN
a.       Serat pakaian umumnya tersusun atas selulosa, hemiselulosa, dan kadang-kadang mengandung pula lignin.
b.      Pemisahan noda pada pakaian menggunakan metode kromatografi kertas karena fasa diamnya berupa selulosa
c.       Eluen fasa gerak pemisahan menggunakan surfaktan dari detergen
d.      Terjadi transfer massa saat eluen dan air berdifusi ke serat kain
e.       Dilakukan destilasi agar molekul air terpisah dari serat pakaian


2.      DAFTAR PUSTAKA
1.      Wonorahardjo, Surjani. 2013. Metode-Metode Pemisahan Kimia. Malang : Indeks
2.      Subagio, dkk. 2013. Kimia Analitik. Malang : Universitas Negeri Malang
3.      Parlan & Wahjudi. 2005. Kimia Organik II. Malang : Universitas Negeri Malang
4.      http://id.wikipedia.org/wiki/Pakaian, diakses pada 19 April 2014
5.      http://id.wikipedia.org/wiki/Serat, diakses pada 19 April 2014
6.      http://id.wikipedia.org/wiki/Deterjen, diakses pada 19 April 2014
Baca selengkapnya